Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan daerah, khususnya Kota Parepare. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unhas memperkenalkan aplikasi “Jelajahi Informasi Geospasial Pesisir Kota Parepare”. Platform ini dirancang untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan dan pemanfaatan data geospasial, sekaligus menjadi sarana promosi potensi daerah.
Ketua Majelis Wali Amanat Unhas Prof. Andi Alimuddin Unde dan Kepala Pusat Litbang Laut Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil LPPM Unhas Prof. Dr. Nurjannah Nurdin memperkenalkan aplikasi ini langsung kepada Wali Kota Parepare Tasming Hamid di ruang rapat utama Kantor Wali Kota, pada Selasa, 12 Agustus 2025. Nurjannah, yang merupakan putri daerah Parepare, menegaskan bahwa aplikasi ini tidak hanya mempromosikan potensi pesisir, tetapi juga mendukung Parepare untuk kembali meraih Bhumandala Award, penghargaan dari Badan Informasi Geospasial (BIG) atas prestasi pengelolaan data geospasial.
Aplikasi ini memiliki empat tema utama terkait wilayah pesisir Parepare, seperti rumah ibadah (masjid), kuliner, pertokoan, dan sarana olahraga. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses informasi detail, seperti lokasi masjid yang buka 24 jam, jumlah masjid beserta nama imam dan usia imam, hingga lokasi pusat kuliner, toko, dan fasilitas olahraga. “Link-nya diserahkan ke Parepare, dan bisa dibagikan. Aplikasi ini bisa terakses ke seluruh dunia,” ungkap Nurjannah.
Prof. Andi Alimuddin Unde menekankan pentingnya penataan pesisir secara sistematis. “Pesisir perlu ada penataan lebih sistematis. Harapan kita kawasan pesisir bisa dikembangkan oleh Bapak Wali Kota sehingga bisa dikonsumsi oleh dunia. Salah satu caranya melalui pendekatan ini Parepare bisa dijual, dan hasilnya luar biasa,” ujarnya. Pendekatan berbasis geospasial ini memungkinkan visualisasi potensi daerah secara interaktif, memperkuat promosi wisata dan investasi.
