Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Games Bukan Sekadar Game, Roblox Kini Jadi Ruang Dakwah...
Games

Bukan Sekadar Game, Roblox Kini Jadi Ruang Dakwah Anak Muda

Bukan Sekadar Game, Roblox Kini Jadi Ruang Dakwah Anak Muda

Di tengah kekhawatiran soal keamanan digital anak dan remaja, Roblox justru menunjukkan sisi lain yang menarik. Platform game ini kini tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan keagamaan. Perubahan ini memperlihatkan bahwa dunia virtual bisa memiliki banyak fungsi. Dari yang awalnya hanya untuk hiburan, Roblox kini menjadi tempat berbagi nilai-nilai spiritual dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.

Hal ini terlihat dari penyelenggaraan Kajian Roblox Ramadan 2026 yang diprakarsai oleh detikcom bersama Promag, Bank Syariah Indonesia, Wipol, dan Tring by Pegadaian. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dakwah digital makin dianggap penting. Tidak lagi sekadar kegiatan tambahan, pendekatan dakwah ini menjadi cara serius untuk menjangkau anak muda di ruang yang setiap hari mereka gunakan, yaitu dunia daring.

Dalam acara ini, materi kajian disampaikan oleh Ustaz Jojo Ali Yusuf dan Ustaz Abi Azkakia. Acara dipandu oleh Adit Insomnia dan dimeriahkan bintang tamu yang tampil dalam bentuk avatar Roblox. Pendekatan ini membuat suasana terasa lebih santai dan akrab. Para peserta tidak merasa sedang mengikuti ceramah formal, melainkan seperti berkumpul di dunia virtual yang sudah mereka kenal.

Kegiatan ini berlangsung setiap Rabu, Kamis, dan Jumat pukul 16.00 WIB. Peserta masuk ke dalam game untuk mengikuti kajian sekaligus tantangan seru berhadiah. Ada tiga map bertema masjid virtual, yaitu Masjid Al-Blok, Masjid An-Nur, dan Masjid Ar-Rahman. Desain masjid ini bukan hanya sebagai latar, tetapi membantu membangun suasana yang lebih khusyuk meskipun berada di dunia digital.

Berbeda dengan kajian biasa yang hanya mendengarkan ceramah, Kajian Roblox dibuat lebih interaktif. Peserta bisa berpartisipasi, menyelesaikan tantangan, dan berinteraksi dengan avatar lain. Cara ini membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan tidak terasa membosankan. Belajar agama pun terasa menyenangkan.

Fenomena ini bisa dipahami melalui gagasan ruang publik dari Jurgen Habermas, yang menjelaskan bahwa masyarakat membutuhkan ruang untuk berdiskusi dan berbagi gagasan. Di era sekarang, ruang itu tidak hanya ada di dunia nyata, tetapi juga di dunia virtual, seperti Roblox. Siapa pun yang memiliki akses internet bisa bergabung. Dengan demikian, Roblox tidak lagi sekadar tempat bermain game, tetapi juga menjadi ruang baru untuk belajar, berdiskusi, dan memperkuat nilai spiritual dengan cara yang sesuai dengan generasi digital.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!