Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Keamanan Ketua RT 11 Gandaria Utara Kembali Buat Terobosan...
Keamanan

Ketua RT 11 Gandaria Utara Kembali Buat Terobosan Lewat GPS Anti-curanmor

Ketua RT 11 Gandaria Utara Kembali Buat Terobosan Lewat GPS Anti-curanmor

Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Imam Basori, kembali menarik perhatian publik melalui terobosan keamanan lingkungan terbarunya. Setelah sebelumnya sukses menghadirkan program Gerbang Pintar e-Gate 11 sebagai sistem kontrol akses kawasan, kini inovasi tersebut dikembangkan lebih jauh melalui pemasangan GPS anti-curanmor (pencurian kendaraan bermotor) untuk kendaraan warga. 

Langkah ini menjadi bentuk kesinambungan dari upaya pengamanan wilayah yang sebelumnya berfokus pada akses keluar-masuk lingkungan. Kini, pengamananan ditingkatkan ke level rumah tangga. Di tengah tingginya ancaman pencurian kendaraan bermotor di kawasan perkotaan, terobosan ini memperlihatkan bagaimana kepemimpinan di tingkat RT mampu menjawab persoalan nyata masyarakat dengan solusi yang sederhana, tetapi efektif.

Jika e-Gate 11 berfungsi sebagai pengawasan pada cluster luar atau batas kawasan, maka program GPS 11 memindahkan fokus keamanan ke kluster rumah, tepatnya pada kendaraan warga yang tersebar di setiap titik hunian. Dengan memanfaatkan teknologi GPS, posisi kendaraan dapat dipantau berdasarkan koordinat lokasi secara real time sehingga ketika terjadi indikasi pencurian, titik keberadaan kendaraan dapat segera dilacak. Pendekatan ini memperkuat sistem deteksi dini sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku curanmor, terutama di wilayah permukiman padat, seperti Gandaria Utara, yang memiliki mobilitas tinggi.

Ketua RT 11 Gandaria Utara Kembali Buat Terobosan Lewat GPS Anti-curanmor - Gambar 1

Berdasarkan laporan SindoNews, program ini dijalankan secara bertahap dengan pembagian dua unit GPS setiap bulan secara bergiliran untuk setiap kepala keluarga. Skema tersebut dirancang agar seluruh warga memperoleh akses yang merata terhadap sistem keamanan baru ini. Pendanaan program berasal dari dana operasional RT sebesar Rp2,5 juta, dengan harga perangkat GPS berkisar antara Rp300.000 hingga Rp400.000 per unit. Dengan biaya yang relatif terjangkau, manfaat yang dihasilkan dinilai jauh lebih besar karena memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi aset warga.

Hadirnya e-Gate 11 dan GPS 11 yang diinisiasi oleh Imam Basori, menjadikan RT 11 Gandaria Utara sebagai contoh bagaimana inovasi keamanan berbasis komunitas dapat tumbuh dari ruang sosial paling kecil. Program ini bukan hanya menjadi solusi warga perkotaan, tetapi juga berpotensi menjadi model inspiratif bagi lingkungan lain dalam membangun sistem keamanan berbasis teknologi. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa keamanan kota dapat dimulai dari level warga, dengan pendekatan yang terukur, berkelanjutan, dan adaptif terhadap ancaman di lapangan.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!