Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Vietnam Tekan Biaya, Perusahaan Asal Vietnam Siap Luncurka...
Vietnam

Tekan Biaya, Perusahaan Asal Vietnam Siap Luncurkan Mobil Otonom Murah Tanpa LiDAR

Tekan Biaya, Perusahaan Asal Vietnam Siap Luncurkan Mobil Otonom Murah Tanpa LiDAR

Valeo, Luminar Technologies, Hesai, Aeva, dan RoboSense yang selama ini dikenal mengembangkan kendaraan otonom dengan pendekatan sensor canggih, seperti LiDAR, kini menghadapi potensi pesaing baru dari Asia Tenggara. VinFast, perusahaan otomotif asal Vietnam, tengah menyiapkan teknologi mobil otonom berbiaya rendah dengan strategi berbeda, yakni menghilangkan ketergantungan pada LiDAR yang mahal.

Pendekatan ini membuka peluang terciptanya kendaraan otonom yang lebih terjangkau dan adaptif, terutama untuk wilayah dengan karakter geospasial yang kompleks dan infrastruktur yang belum seragam. Inovasi ini secara tidak langsung menantang dominasi pemain besar, seperti Tesla, dalam peta persaingan global.

Dilansir dari Oto.com, VinFast memperkuat fondasi teknologinya melalui kolaborasi strategis dengan Autobrains, perusahaan kecerdasan buatan otomotif. Kemitraan ini diarahkan pada pengembangan sistem bantuan berkendara otonom Level 2++ hingga perancangan arsitektur kendaraan otonom generasi baru yang lebih aman, efisien biaya, dan mudah diterapkan di berbagai pasar dunia.

Selain pengembangan Level 2++, kolaborasi ini juga melahirkan konsep Robo-Car, yakni sistem berbasis AI yang dirancang agar hampir semua kendaraan dapat memiliki fungsi otonom tanpa memerlukan perangkat mahal. Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada LiDAR, radar kompleks, dan peta HD yang umumnya membutuhkan pembaruan spasial intensif. Sebagai gantinya, Robo-Car mengandalkan tujuh kamera standar yang menangkap data visual lingkungan sekitar, kemudian diproses oleh cip komputasi ringkas berperforma tinggi dengan kemampuan sekitar 20 triliun operasi per detik sehingga sistem tetap efektif dengan struktur biaya yang jauh lebih rendah.

Teknologi tersebut diperkuat oleh Agentic AI milik Autobrains yang mampu beradaptasi secara real time terhadap situasi lalu lintas dengan presisi mendekati cara manusia mengambil keputusan. Sistem ini juga didukung lokalisasi teknologi Air-to-Road dari Autobrains yang memadukan data visual langsung dengan citra satelit sehingga kendaraan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada peta HD. Pendekatan ini membuka peluang pengembangan otonomi Level 4 yang lebih terjangkau dan fleksibel di berbagai wilayah dunia.

Pengujian Robo-Car saat ini telah dilakukan di area terbatas di Hanoi dan direncanakan diperluas ke kawasan perkotaan lain serta sejumlah pasar internasional. Nguyen Van Duong selaku Wakil CEO Global VinFast sekaligus Direktur ADAS/AD Research Institute, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah disruptif untuk menghadirkan teknologi otonom yang aman, terjangkau, dan dapat diakses secara luas.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!