Kebun Binatang San Diego Amerika Serikat ternyata memanfaatkan Geospatial Information System atau Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam tata kelolanya. Di Kebun Binatang San Diego, SIG digunakan sebagai salah satu sumber informasi bagi pengunjung yang datang. Sumber informasi tersebut berupa luas lahan, persebaran satwa, dan lain sebagainya. Selain itu, SIG juga digunakan untuk manajemen habitat hewan.
Secara spesifik, SIG di Kebun Binatang San Diego dimanfaatkan untuk memetakan lokasi kandang dan mengatur ruang sesuai dengan kebutuhan spesies, seperti preferensi iklim, vegetasi, atau tingkat kebisingan. Sistem tersebut juga berguna untuk menganalisis kondisi lingkungan mikro: suhu, kelembapan, pencahayaan, drainase yang semua ini penting untuk kesehatan hewan. SIG juga digunakan untuk menyesuaikan zona konservasi agar menyerupai habitat asli, dengan mempertimbangkan data spasial seperti arah matahari dan kemiringan lahan.
SIG juga membantu merencanakan perluasan habitat dan fasilitas umum secara efisien tanpa mengganggu ekosistem lain, menentukan lokasi fasilitas baru seperti restoran, panggung edukasi, atau zona VR, berdasarkan alur kunjungan (visitor flow), dan menata ulang jalur jalan untuk menghindari persimpangan sempit, zona ramai, atau titik rawan konflik antara manusia dan hewan.
Kebun Binatang San Diego juga meluncurkan aplikasi berbasis SIG untuk memudahkan pengunjung menikmati kebun binatang. Aplikasi tersebut memiliki beberapa fitur seperti peta navigasi real-time mirip Google Maps yang menampilkan posisi pengunjung di dalam area kebun binatang. Selain itu, aplikasi SIG tersebut juga menampilkan informasi rute tercepat ke kandang hewan tertentu berdasarkan lokasi saat ini.
Aplikasi tersebut juga dilengkapi dengan notifikasi berbasis lokasi (geofencing). Misalnya, muncul info tentang singa Afrika saat pengunjung berada di dekat kandangnya dan fitur augmented reality (AR) yang menampilkan info hewan saat kamera ponsel diarahkan ke habitat. Aplikasi tersebut membuat pengunjung merasa lebih nyaman, bisa merencanakan rute kunjungan, dan mendapat pengalaman edukatif secara dinamis.
Fungsi SIG di Kebun Binatang San Diego juga dimanfaatkan untuk keamanan dan keselamatan. SIG juga dipakai untuk Pemetaan rute evakuasi untuk pengunjung dan staf berdasarkan jenis ancaman seperti kebakaran, banjir, dan satwa yang lepas. SIG juga digunakan untuk identifikasi titik rawan kecelakaan berdasarkan riwayat kejadian dan analisis spasial.
Dari informasi-informasi di atas, SIG yang digunakan oleh Kebun Binatang San Diego alah pondasi teknologi yang menyatukan pengelolaan, konservasi, edukasi, dan pelayanan pengunjung yang dapat meningkatkan minat pengunjung lain untuk berwisata di Kebun Binatang San Diego.
sumber : San Diego Zoo Wildlife Alliance ,
