Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Internasional Citra Satelit Perlihatkan Kediamaan Ayatollah Kham...
Internasional

Citra Satelit Perlihatkan Kediamaan Ayatollah Khamenei Luluh Lantak Akibat Serangan Udara Israel

Citra Satelit Perlihatkan Kediamaan Ayatollah Khamenei Luluh Lantak Akibat Serangan Udara Israel

Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan bahwa area kediamannya terkena serangan udara pada Sabtu, 28 Februari 2026. Serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel itu tidak menyasar lokasi sembarangan. Kompleks yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan sangat ketat tersebut berada di kawasan strategis yang dekat dengan pusat pemerintahan, sehingga secara simbolik maupun politik memiliki nilai yang sangat tinggi.

Citra satelit resolusi tinggi yang dirilis perusahaan Airbus dan diwartakan oleh The Guardian memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari area kompleks sesaat setelah serangan terjadi. Dari perbandingan gambar sebelum dan sesudah kejadian, terlihat beberapa bagian atap bangunan hilang, struktur utama mengalami kerusakan berat, dan sebagian area diduga runtuh akibat ledakan. Pola kerusakan yang tampak dari atas menunjukkan dampak yang besar namun terfokus pada titik tertentu, karakteristik yang kerap dikaitkan dengan penggunaan amunisi presisi tinggi. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menjelaskan secara teknis jenis senjata yang digunakan dalam serangan tersebut.

Citra Satelit Perlihatkan Kediamaan Ayatollah Khamenei Luluh Lantak Akibat Serangan Udara Israel - Gambar 1
Citra satelit kediamaan Ayatollah Ali Khamenei pasca serangan udara Israel dan Amerika

Di tengah gambaran kerusakan yang cukup parah berdasarkan citra satelit, pemerintah Iran menegaskan bahwa Ayatollah Ali Khamenei berada dalam kondisi aman dan telah dipindahkan ke lokasi yang lebih terlindungi sebelum serangan berlangsung. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara dengan NBC News menyatakan bahwa pemimpin tertinggi tersebut selamat dari upaya pembunuhan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Selain kediaman pribadi, wilayah di sekitar kantor resmi Pemimpin Tertinggi juga dilaporkan menjadi sasaran. Jika laporan ini akurat, maka target serangan tidak hanya menyentuh simbol pribadi, tetapi juga pusat administratif penting di jantung kekuasaan Iran. Secara geopolitik, serangan di area sensitif seperti ini berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun situasi yang berkembang menunjukkan kemungkinan eskalasi konflik dalam waktu dekat tetap terbuka.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!