Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Internasional Inilah Pulau yang Disinyalir sebagai Epstein Islan...
Internasional

Inilah Pulau yang Disinyalir sebagai Epstein Island, Tempat Operasi Kriminal Jeffrey Epstein

Inilah Pulau yang Disinyalir sebagai Epstein Island, Tempat Operasi Kriminal Jeffrey Epstein

Pembukaan segel dokumen pengadilan Jeffrey Epstein kembali mengguncang tatanan elit global. Berkas hukum tersebut mengungkap detail jaringan perdagangan seks lintas negara yang menyeret deretan politisi, bangsawan, hingga selebritas papan atas dunia.

Berdasarkan laporan Universitas Siber Asia, arsip resmi pengadilan ini berasal dari gugatan perdata tahun 2015 yang diajukan oleh Virginia Giuffre terhadap Ghislaine Maxwell. Maxwell, yang merupakan mantan kekasih sekaligus orang kepercayaan Epstein, telah divonis bersalah karena memfasilitasi perdagangan seks anak di bawah umur. Perintah Hakim Loretta Preska di New York untuk membuka dokumen rahasia ini memberikan gambaran transparan mengenai operasional jaringan kriminal Epstein yang selama ini tertutup rapat.

Fokus utama dari pengungkapan ini tertuju pada Little St. James, pulau seluas 72 hektar milik Epstein yang terletak dua mil dari pantai St. Thomas, Kepulauan Virgin Amerika Serikat (AS). Di wilayah ini, Epstein memiliki saham di berbagai bisnis, termasuk Hyperion Air, yang digunakan sebagai sarana transportasi logistik dan personel.

Jaksa Agung Kepulauan Virgin AS, Denise George, menegaskan bahwa kekayaan dan kekuasaan Epstein digunakan untuk menyembunyikan aktivitas kriminalnya. "Saya tidak berpikir dia dianggap sebagai anggota masyarakat yang terhormat," ujar George kepada CBS News.

Ia menambahkan detail mengenai status Epstein di mata hukum setempat. "Sudah menjadi rahasia umum bahwa dia adalah pelaku kejahatan seksual yang terdaftar," katanya. George juga menjelaskan bahwa isolasi pulau tersebut memudahkan Epstein melakukan aksinya tanpa gangguan pihak berwenang. "Ingat, dia memiliki seluruh pulau," jelas George. "Jadi, ini bukan situasi di mana seorang anak atau wanita muda bisa begitu saja melarikan diri dan menuju ke kantor polisi terdekat."

Gugatan hukum yang diajukan George mengungkap metode Epstein dalam membawa korbannya. Ia terbang menggunakan jet pribadi ke St. Thomas untuk membantu penyembunyian, kemudian menggunakan helikopter Hyperion Air untuk mengangkut wanita muda serta gadis di bawah umur ke Little St. James.

Inilah Pulau yang Disinyalir sebagai Epstein Island, Tempat Operasi Kriminal Jeffrey Epstein - Gambar 1
Peta pada Google Maps menunjukkan Little St. James, yang ditandai dengan penanda merah, dan St. Thomas, sebuah pulau besar di Kepulauan Virgin AS.

Beberapa saksi, termasuk petugas pengontrol lalu lintas udara, melaporkan sering melihat Epstein bersama gadis-gadis yang tampak masih berusia praremaja. Upaya melarikan diri pun tercatat dalam dokumen pengadilan. Seorang korban berusia 15 tahun dilaporkan pernah mencoba kabur dari pulau tersebut dengan cara berenang.

Seorang saksi anonim menceritakan pengalaman traumatisnya saat disekap di kamar tidur Epstein di pulau tersebut. "Dia juga menjebak saya di kamar tidurnya di pulau itu, di mana dia mengikatkan pistol ke tiang tempat tidurnya. Saya tidak bisa pergi. Satu-satunya cara untuk meninggalkan pulau itu adalah dengan helikopter atau perahu," tuturnya.

Pada Mei 2025, kepemilikan pulau tersebut resmi berpindah tangan. Miliarder Stephen Deckoff membeli Little St. James dan Great St. James seluas 160 hektar seharga $60 juta. Properti yang mencakup sejumlah vila, kolam renang, dan landasan helikopter tersebut kini sedang dalam proses transisi fungsi, meskipun bayang-bayang sejarah kelamnya masih terus menjadi sorotan dunia.

Sebelumnya, Mantan Jaksa Agung, Pam Bondi, menyatakan bahwa Departemen Kehakiman berencana untuk merilis lebih banyak dokumen terkait penyelidikan terhadap Epstein. Berkas tambahan ini mencakup catatan penerbangan dan informasi krusial lainnya yang selama ini disembunyikan dari publik.

Dokumen pengadilan yang dibuka pada Januari 2024 mengungkap puluhan nama dengan berbagai koneksi ke Epstein, termasuk staf, rekan bisnis, hingga para penuduh. Selama bertahun-tahun, Epstein diduga mengeksploitasi gadis di bawah umur di berbagai lokasi mewah miliknya: Manhattan, Palm Beach, hingga pulau pribadinya di Karibia. Meskipun nama-nama tokoh besar muncul dalam dokumen tersebut, otoritas menekankan bahwa pencantuman nama bukan merupakan indikasi langsung dari kesalahan hukum.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!