Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Kebencanaan Foto Udara Tunjukkan Banjir yang Rendam Wilayah Ka...
Kebencanaan

Foto Udara Tunjukkan Banjir yang Rendam Wilayah Karawang

Foto Udara Tunjukkan Banjir yang Rendam Wilayah Karawang

Banjir besar yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Kabupaten Karawang masih merendam 6.670 rumah penduduk hingga Minggu, 1 Februari 2026. Foto udara dari ANTARA menunjukkan permukiman di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe masih terendam air banjir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat sebanyak 7.732 kepala keluarga terdampak dalam bencana yang telah memasuki hari ke-15 ini.

Kondisi di lapangan masih memprihatinkan karena genangan air belum kunjung surut sepenuhnya di tujuh kecamatan yang terdampak. Sebanyak 22.400 jiwa kini harus bertahan di tengah keterbatasan akses kebutuhan dasar, mulai dari air bersih, bahan pangan, hingga layanan kesehatan.

Sebaran Wilayah dan Ketinggian Air

Banjir merata di 19 desa dan kelurahan dengan ketinggian air yang bervariasi antara 10 sentimeter hingga 150 sentimeter. Dilansir dari Beritasatu.com, berikut adalah rincian wilayah yang terdampak signifikan.

  • Kecamatan Telukjambe Barat: Desa Karangligar menjadi titik terparah dengan ketinggian air berkisar antara 50 sentimeter hingga 2,5 meter.
  • Kecamatan Telukjambe Timur: Genangan terjadi di Desa Sukamakmur (40–150 cm) dan Desa Sukaharja (100 cm).
  • Kecamatan Karawang Barat: Air merendam Kelurahan Tanjungpura (50 cm), Desa Tanjungmekar (20–60 cm), dan Desa Karawang Kulon (50–100 cm).
  • Kecamatan Rengasdengklok: Lokasi terparah berada di Desa Kertasari dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter.
  • Kecamatan Cilamaya Wetan: Desa Tegalwaru, Rawagempol Kulon, Muarabaru, dan Desa Muara terendam dengan ketinggian hingga 60 sentimeter.
  • Wilayah Pesisir Utara: Kecamatan Pakisjaya dan Batujaya turut terdampak dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter di Desa Segaran.

 

Foto Udara Tunjukkan Banjir yang Rendam Wilayah Karawang - Gambar 1
Foto udara menunjukkan banjir yang merendam Desa Karangligar, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat.

Kelompok Rentan dan Kondisi Pengungsian

Hingga Minggu, 1 Februari 2026 malam, sebanyak 4.920 jiwa masih bertahan di titik-titik pengungsian. Di Desa Karangligar, sebagian warga bahkan tercatat sudah mengungsi selama hampir tiga pekan. Salah satu pusat konsentrasi pengungsi berada di Jalan Ajo, di mana ratusan warga Dusun Kampek tinggal di tenda darurat karena rumah mereka belum bisa ditempati.

BPBD memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan yang terdampak banjir ini. Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat 2.510 balita, 600 bayi, 1.166 lansia, serta 126 ibu hamil yang membutuhkan penanganan medis dan nutrisi intensif di lokasi pengungsian.

Bencana ini juga memukul sektor produktif di Karawang. Selain permukiman, air merendam luas lahan pertanian dan perikanan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Tercatat sebanyak 4.761 hektare sawah dan 4.079 hektare tambak tergenang, yang mengancam terjadinya gagal panen massal.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!