Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Infrastruktur Muhammadiyah Dorong Modernisasi Organisasi Berbasi...
Infrastruktur

Muhammadiyah Dorong Modernisasi Organisasi Berbasis Informasi Geospasial

Muhammadiyah Dorong Modernisasi Organisasi Berbasis Informasi Geospasial

Muhammadiyah menegaskan komitmennya dalam mengembangkan infrastruktur informasi geospasial dengan menunjuk Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai pusat pengembangan nasional. Penunjukan ini merupakan mandat strategis dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dibahas dalam rapat koordinasi bersama jajaran rektorat dan Badan Pembina Harian UMS. Langkah ini menunjukkan keseriusan Muhammadiyah dalam membangun tata kelola organisasi berbasis data dan peta yang terintegrasi agar seluruh aktivitas persyarikatan dapat dikelola secara lebih rapi, terukur, dan mudah dipantau di seluruh wilayah Indonesia. 

Pengembangan infrastruktur informasi geospasial memiliki peran penting karena Muhammadiyah memiliki ribuan amal usaha yang tersebar di berbagai daerah. Data spasial memungkinkan organisasi mengetahui secara jelas lokasi sekolah, rumah sakit, perguruan tinggi, dan aset lainnya. Dengan peta yang akurat dan sistem informasi yang terhubung, pengambilan keputusan tidak lagi hanya berdasarkan laporan tertulis, tetapi juga didukung oleh gambaran kondisi lapangan secara visual dan faktual. 

Selain sebagai pusat pengembangan geospasial, UMS juga mendapat amanah untuk menyusun petunjuk teknis keamanan data digital serta peraturan pengadaan barang dan jasa Muhammadiyah secara nasional. Penugasan ini bertujuan untuk menciptakan standar yang sama dalam pengelolaan data dan belanja organisasi. Keamanan data menjadi hal penting karena informasi lokasi aset dan aktivitas persyarikatan bersifat strategis dan harus terlindungi dari penyalahgunaan. 

Dilansir dari PWM Jawa Tengah, Ketua Badan Pembina Harian UMS menyatakan bahwa kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar karena skala Muhammadiyah saat ini sudah sangat luas. Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Muhammadiyah memerlukan sistem pengelolaan modern yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar persyarikatan. Analisis spasial membantu menjawab tantangan ini dengan menyajikan data yang mudah dipahami dan relevan untuk perencanaan jangka panjang. Sementara itu, Biro Pengembangan Organisasi PP Muhammadiyah menegaskan pentingnya peran UMS dalam membangun kerja sama lintas amal usaha. 

Fokus pada manajemen mutu, sistem informasi persyarikatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi dasar penguatan infrastruktur geospasial. Melalui sistem informasi yang terintegrasi dan akuntabel, Muhammadiyah diharapkan mampu mewujudkan tata kelola organisasi yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!