Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Sumatera Utara Misi Sulawesi Seamounts Singkap Rahasia Nutrisi da...
Sumatera Utara

Misi Sulawesi Seamounts Singkap Rahasia Nutrisi dan Riset Laut Dalam Indonesia

Misi Sulawesi Seamounts Singkap Rahasia Nutrisi dan Riset Laut Dalam Indonesia

Kolaborasi riset laut dalam antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), OceanX, dan Universitas Hasanuddin resmi memasuki etape kedua di perairan Sulawesi Utara. Misi bertajuk Beneath the Ring: The Sulawesi Seamounts ini menargetkan pemetaan ekosistem gunung api bawah laut sedalam 4.000 meter guna memperkuat fondasi ilmiah bagi rancangan Kawasan Konservasi Laut Nasional.

Dilansir dari ANTARA, eksplorasi yang berlangsung pada 4 hingga 25 Januari 2026 ini memanfaatkan kapal riset tercanggih dunia, R/V OceanXplorer. Dr. Jamaluddin Fitrah Alam, peneliti dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas, menjelaskan bahwa fokus utama timnya adalah membedah keterkaitan antara struktur gunung laut dengan proses oseanografi di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Tim peneliti melakukan pengambilan sampel air dan sedimen secara sistematis mengikuti kontur gunung laut yang sangat curam. Tantangan teknis utama terletak pada pengambilan sampel dari berbagai zona kedalaman untuk mendapatkan data yang komprehensif.

"Pengambilan sampel sedimen mengikuti struktur gunung laut yang terletak pada kedalaman 4000m dari permukaan dengan dari puncak, lereng atas, lereng bawah, hingga bagian dasar," jelas Jamal dalam keterangannya di Makassar, Kamis (22/1/2026).

Gambar 1

Jamaluddin memaparkan bahwa meskipun laut dalam umumnya memiliki massa air yang stabil, keberadaan gunung laut mengganggu stratifikasi tersebut. Interaksi arus dengan morfologi gunung memicu pencampuran vertikal yang krusial bagi ekosistem.

“Proses ini penting karena nutrien yang selama ini ‘terkunci’ di lapisan lebih dalam berpotensi terdorong ke kedalaman yang lebih dangkal melalui proses upwelling,” tambah Jamal. Fenomena ini diyakini mampu memicu peningkatan produktivitas primer dan memperkuat rantai makanan laut secara alami.

Ambisi Kemandirian Riset Maritim

Di sisi lain, kehadiran R/V OceanXplorer menjadi momentum strategis bagi BRIN untuk melakukan inventarisasi teknologi. Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, menekankan pentingnya transfer teknologi agar periset dalam negeri mampu melakukan eksplorasi serupa secara mandiri di masa depan.

"Saya berpesan agar para periset untuk mencatat baik-baik fasilitas dan peralatan yang ada di kapal OceanXplorer ini untuk kita inventarisasi dalam rangka melengkapi kapal risetnya BRIN sendiri," tegas Amarulla, seperti dikutip ANTARA.

Visi besar BRIN adalah memastikan riset lanjutan sepenuhnya dapat dijalankan oleh putra-putri bangsa menggunakan armada milik negara. "Jadi, nanti dari kita akan melaksanakan riset-riset lanjutannya menggunakan kapal riset kita sendiri dengan peralatan yang juga sama," lanjutnya.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login dan berlangganan untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!