Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Jawa Tengah Kota Magelang Komitmen Perkuat Tata Kelola Spasial...
Jawa Tengah

Kota Magelang Komitmen Perkuat Tata Kelola Spasial melalui Inovasi Odading

Kota Magelang Komitmen Perkuat Tata Kelola Spasial melalui Inovasi Odading

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi pemetaan dan kebutuhan data yang semakin akurat, Pemerintah Kota Magelang mengambil langkah strategis untuk memperluas pengelolaan dan pemanfaatan data geospasial ke seluruh sektor pembangunan. Upaya ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan kota yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan komitmen tersebut usai Kota Magelang meraih Bhumandala Ariti (Perunggu) pada ajang Bhumandala Awards 2025 yang digelar Badan Informasi Geospasial (BIG). "Langkah ini diharapkan dapat semakin mengokohkan ekosistem inovasi di lingkungan Pemkot Magelang, terutama dalam pemanfaatan informasi geospasial sebagai instrumen penting pembangunan berkelanjutan," ujarnya dalam rilis resmi, Rabu, 19 November 2025.

Penganugerahan penghargaan dilakukan sehari sebelumnya di Auditorium Sukarman, Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta. Trofi diserahkan oleh Sekretaris Utama BIG, Belinda Arunarwati Margono, kepada Wali Kota Damar Prasetyono. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi Odading (Overlay Analisis Data Geospasial Dimensi Lingkungan) yang dikembangkan Pemkot Magelang.

Menurut Damar, pencapaian ini menjadi bukti bahwa integrasi informasi geospasial telah berperan penting dalam perencanaan ruang, pembangunan berkelanjutan, hingga peningkatan layanan publik. Ia menilai keberhasilan ini juga mendorong Pemkot Magelang untuk terus menumbuhkan budaya inovasi di seluruh organisasi perangkat daerah. Penghargaan tersebut, katanya, menunjukkan bahwa birokrasi Kota Magelang makin terbuka terhadap perkembangan teknologi dan mampu memanfaatkan informasi geospasial secara efektif.

Lebih jauh, Damar menyebut inovasi Odading sebagai tonggak perubahan cara kerja pemerintahan. “Odading bukan hanya inovasi teknis, tetapi representasi cara kerja baru yang lebih ilmiah, kolaboratif, dan berbasis data,” katanya.

Ia menegaskan bahwa setiap keputusan pembangunan harus bersandar pada informasi yang akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Soal Odading dan Fiturnya

Situs Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang menjelaskan bahwa Odading merupakan platform analisis tematik berbasis Geoportal. Sistem ini dirancang agar pemerintah dapat melakukan visualisasi data secara cepat, interaktif, dan berbasis lokasi, khususnya untuk isu-isu strategis perkotaan, seperti konservasi sumber daya air, pengendalian banjir, alih fungsi lahan, dan penyediaan ruang terbuka hijau.

Kota Magelang Komitmen Perkuat Tata Kelola Spasial melalui Inovasi Odading - Gambar 1

Melalui pendekatan berbasis bukti ini, kebijakan yang dihasilkan menjadi lebih presisi dan terukur. Analisis spasial yang ditawarkan Odading memungkinkan setiap keputusan pembangunan mempertimbangkan kondisi lingkungan yang dinamis dan risiko yang mungkin timbul. Dengan demikian, kapasitas kota dalam menjaga ketahanan lingkungannya menjadi lebih kuat.

Bapperida menegaskan bahwa fitur-fitur Odading mampu menghubungkan data berbagai instansi, memadukannya melalui overlay tematik, dan menyajikan peta analitis yang mudah dipahami oleh pengambil kebijakan maupun publik. Pendekatan integratif ini membuka peluang kolaborasi lintas sektor dan melahirkan tata kelola yang lebih transparan.

Hasilnya, Kota Magelang makin percaya diri melangkah sebagai kota yang menempatkan inovasi spasial sebagai basis pembangunan. Dengan pemanfaatan data yang lebih matang, Pemkot berharap kualitas layanan publik meningkat dan daya tahan kota terhadap tantangan lingkungan terus menguat.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!