Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home AI GPS Mobil Akan Bicara seperti Manusia, Era Baru Na...
AI

GPS Mobil Akan Bicara seperti Manusia, Era Baru Navigasi AI Mulai Terbentuk

GPS Mobil Akan Bicara seperti Manusia, Era Baru Navigasi AI Mulai Terbentuk

Sistem navigasi GPS yang selama ini bersuara kaku dan mekanis tengah mengalami transformasi besar. TomTom, salah satu penyedia teknologi peta dan navigasi paling dikenal di dunia otomotif, bekerja sama dengan sejumlah pemimpin teknologi AI untuk menghadirkan navigasi mobil yang “lebih manusiawi”. GPS kini diproyeksikan mampu memahami percakapan alami dan menjawab pertanyaan kompleks layaknya asisten digital.

Selama ini, sistem navigasi mobil cenderung mengharuskan pengemudi memberi perintah dengan frasa yang tepat agar sistem merespons. Bahkan, fitur pengenalan suara yang ada pada beberapa mobil kelas atas masih belum sepenuhnya intuitif. Perbedaan pengalaman ini membuat pengguna kerap lebih nyaman memakai Siri atau Google Assistant melalui layar ponsel mereka dibandingkan sistem GPS bawaan kendaraan. Teknologi baru berupaya menutup celah ini.

GlobeNewswire melaporkan bahwa pada CES 2026 TomTom mengumumkan kolaborasi dengan SoundHound AI untuk membawa AI percakapan ke sistem navigasi mobil yang terintegrasi. Hasilnya adalah antarmuka suara yang lebih alami dan responsif, memungkinkan pengemudi untuk mengatur rute dengan banyak titik pemberhentian, mencari stasiun pengisian kendaraan listrik dan fasilitas lain di sepanjang jalan, dan bahkan mencari rekomendasi tempat menarik hanya lewat percakapan.

Kolaborasi ini mengandalkan pembelajaran kontekstual yang membuat sistem mampu memahami maksud pengemudi dalam bahasa sehari-hari. Hal ini menjadikannya alat pendukung yang lebih efektif dan aman saat berkendara. Lebih jauh lagi, pendekatan AI yang digunakan TomTom kini berfokus pada penggabungan navigasi dengan fungsi lain di dalam mobil, seperti pemutaran musik, pengaturan suhu kabin, atau sinkronisasi agenda harian, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih terhubung dan personal.

TomTom tidak sendirian. Dilansir dari PR Newswire, perusahaan lain, seperti Visteon, juga ikut bermitra untuk menciptakan sistem navigasi AI onboard yang memproses suara secara lokal di dalam kendaraan demi privasi dan kecepatan respons. Menurut TechRadar, beberapa pabrikan besar, seperti Volvo, juga telah mengumumkan akan mengintegrasikan AI percakapan berbasis platform Google Gemini dalam sistem mobil mereka, menunjukkan tren industri yang sama.

Kendati belum semua kesepakatan komersial diumumkan secara resmi, automaker sudah menunjukkan minat besar terhadap teknologi ini. Bahkan, dilansir dari The Drive, Ford mengumumkan asisten AI sendiri yang akan hadir di model kendaraan mereka mulai 2027, mempertegas bahwa integrasi kecerdasan buatan dalam navigasi dan kendaraan menjadi fitur standar masa depan.

Teknologi navigasi GPS sendiri pertama kali muncul sebagai sistem yang mengarahkan kendaraan dari satu titik ke titik lain berdasarkan perintah pengguna. GPS bekerja melalui jaringan satelit yang mengorbit Bumi, dan perangkat penerima di kendaraan menghitung posisi dan rute terbaik secara real time.

Seiring berjalannya waktu, fitur GPS berkembang, termasuk integrasi peta berbasis cloud, pengaturan rute berdasarkan kemacetan dan cuaca, serta pemberitahuan titik-titik penting di sepanjang jalan. Beberapa sistem modern, seperti Garmin, bahkan menggabungkan data dari banyak satelit dan sensor kendaraan untuk meningkatkan akurasi lokasi, meskipun GPS sendiri masih menjadi inti navigasi.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login dan berlangganan untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!