USGS meluncurkan sebuah peta geologi nasional interaktif yang menggabungkan peta-peta geologi skala lokal menjadi satu tampilan nasional yang bisa diakses lewat web. Peta ini menampilkan jenis dan usia batuan serta sedimen di permukaan dan di bawah permukaan di seluruh wilayah kontinental AS sehingga pengguna dapat “melihat” apa yang ada di bawah tanah di lokasi mana pun. Peluncuran ini dianggap terobosan karena menyatukan banyak sumber peta menjadi satu basis data yang mudah diakses dan dianalisis.
Dilansir dari earth.com, peta ini memakai kode warna dan lapisan data untuk menunjukkan unit geologi, misalnya lapisan sedimen, lapisan batuan beku atau metamorf, serta informasi usia relatif dan sifat-sifat unit tersebut. Pengguna dapat menelusuri permukaan atau “mengupas” lapisan ke bawah untuk melihat unit batuan yang lebih tua, serta mengakses metadata yang menghubungkan kembali ke peta sumber lokal dan laporan asli. Fitur ini memudahkan pembandingan antar-lokasi dan melacak asal data.
Manfaat Praktis Peta Geologi
Peta geologi sangat berguna baik bagi ilmuwan, pemerintah, maupun pengguna praktis. Berikut beberapa manfaat utama peta tersebut.
- Perencanaan dan mitigasi bahaya
Manfaat utamanya adalah untuk memahami distribusi batuan dan sedimen penting untuk menilai risiko gempa, longsor, dan penurunan tanah, serta untuk penentuan kebijakan tata ruang dan infrastruktur.
- Sumber daya dan ekonomi
Menurut Daily Express US, peta ini membantu pencarian sumber daya, seperti air tanah, mineral kritis, atau zona yang relevan untuk energi. Informasi ini berguna bagi pemerintah, industri, dan peneliti.
- Standardisasi data
Dengan menyatukan lebih dari seratus peta lokal menjadi satu peta kompilasi, peta nasional ini menyediakan baseline yang konsisten sehingga analis di berbagai lembaga dapat memulai dari data yang sebanding.
