Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home AI Lewat AI dan Google Maps, Terralogiq Bantu Pelaku...
AI

Lewat AI dan Google Maps, Terralogiq Bantu Pelaku Usaha Temukan Peluang Pasar

Lewat AI dan Google Maps, Terralogiq Bantu Pelaku Usaha Temukan Peluang Pasar

Pemanfaatan peta digital di kalangan pelaku usaha kini telah bergeser dari sekadar alat navigasi menjadi instrumen analisis strategis untuk menentukan ekspansi bisnis. Perubahan ini didorong oleh kebutuhan perusahaan dalam mengambil keputusan berbasis data guna menghadapi persaingan pasar yang makin ketat.

Selama ini, banyak perusahaan di Indonesia masih mengandalkan pendekatan konvensional, seperti observasi lapangan atau intuisi, saat menentukan lokasi bisnis baru. Namun, cara tersebut dinilai kurang optimal karena tidak mampu menangkap dinamika pasar secara menyeluruh, terutama dalam mengidentifikasi celah pasar atau market gap.

Sinergi Google Maps dan AI Gemini

Untuk menjawab tantangan tersebut, Terralogiq memperkenalkan solusi geospatial intelligence yang mengintegrasikan platform Google Maps dengan kecerdasan buatan AI Gemini. Dilansir dari MIX.co.id, teknologi ini memungkinkan peta digital berfungsi sebagai alat business intelligence yang mengandalkan data lokasi secara akurat.

Melalui fitur Places Insights di Google Maps, perusahaan dapat menganalisis distribusi lebih dari 250 juta titik lokasi bisnis di seluruh dunia. Data ini kemudian diolah untuk memberikan gambaran mendalam mengenai tingkat persaingan, potensi permintaan, hingga peluang ekspansi di wilayah tertentu.

Integrasi dengan AI Gemini membawa analisis data ke tingkat yang lebih mendalam. Sistem ini tidak hanya menyajikan angka statistik, tetapi juga mampu menjawab pertanyaan strategis mengenai potensi pasar. Hal ini mencakup identifikasi lokasi dengan permintaan tinggi, tetapi minim kompetitor, serta wilayah padat penduduk yang akses layanannya masih terbatas.

Pendekatan ini membuka peluang baru dalam strategi pemilihan lokasi dan pemasaran berbasis geografis atau geomarketing di Indonesia. Perusahaan kini dapat memanfaatkan visualisasi berbasis data untuk menemukan wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi namun tingkat persaingan relatif rendah.

Terralogiq berperan sebagai mitra teknologi yang membantu perusahaan mengadopsi solusi ini. Mereka menggabungkan Google Maps Platform, BigQuery Geospatial Analytics, serta kemampuan analisis AI Gemini yang disesuaikan dengan karakteristik pasar lokal.

Chief Technology Officer Terralogiq, Farry Argoebie, menilai perubahan ini sebagai pergeseran penting dalam cara perusahaan mengelola data lokasi. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap lokasi adalah kunci pertumbuhan bisnis di masa depan.

“Lewat wawasan geospasial, perusahaan dapat memahami permintaan pasar secara hiper-lokal dan menemukan peluang ekspansi yang sebelumnya tidak terlihat,” ujar Farry dalam siaran pers yang dikutip Kontan.co.id pada Selasa, 31 Maret 2026.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!