Default Title
Loading...
IMG-LOGO
Home Sains Teknologi Penelitian Terbaru Ungkap Gurita Berukuran 19 Mete...
Sains Teknologi

Penelitian Terbaru Ungkap Gurita Berukuran 19 Meter Pernah Hidup di Lautan

Penelitian Terbaru Ungkap Gurita Berukuran 19 Meter Pernah Hidup di Lautan

Bayangkan lautan purba 100 juta tahun lalu, ketika dinosaurus masih menguasai daratan, tetapi di kedalaman samudra tersembunyi predator raksasa yang selama ini luput dari imajinasi kita. Penelitian terbaru membuka kemungkinan mengejutkan, di mana gurita purba berukuran hingga 19 meter mungkin pernah menjadi penguasa laut, menyaingi bahkan melampaui predator bertulang belakang pada masanya.

Selama ini, ilmuwan meyakini bahwa predator terbesar di lautan purba didominasi oleh hewan bertulang belakang, seperti ikan dan reptil laut, sedangkan invertebrata seperti gurita hanya berperan sebagai pelengkap ekosistem. Namun, BBC melaporkan bahwa penelitian baru dari Hokkaido University mengguncang asumsi tersebut. Analisis terhadap fosil rahang yang terawetkan menunjukkan bahwa gurita purba ini memiliki kemampuan menggigit yang luar biasa kuat, cukup untuk menghancurkan cangkang keras dan tulang mangsanya.

Berdasarkan studi tersebut, panjang tubuh gurita diperkirakan berkisar antara 1,5 hingga 4,5 meter. Namun, jika tentakel panjangnya dihitung, total ukurannya bisa mencapai 7 hingga 19 meter. Bahkan pada ukuran minimum, hewan ini sudah tergolong raksasa jika dibandingkan dengan spesies modern. Sebagai perbandingan, giant pacific octopus, gurita terbesar yang hidup saat ini, memiliki rentang lengan lebih dari 5,5 meter.

Menariknya, fosil rahang menunjukkan pola keausan yang tidak merata antara sisi kiri dan kanan. Hal ini mengindikasikan bahwa gurita tersebut mungkin memiliki preferensi sisi saat makan, sebuah ciri yang pada hewan modern sering dikaitkan dengan fungsi otak yang kompleks. Pendapat ini diperkuat oleh Christian Klug dari University of Zurich, yang menilai bahwa gurita ini kemungkinan mampu mencengkeram mangsa besar tanpa memberi peluang untuk lolos.

Meski begitu, masih banyak misteri yang belum terpecahkan. Ilmuwan belum mengetahui secara pasti bentuk tubuh lengkapnya, ukuran sirip, atau kecepatan renangnya. Nick Longrich dari University of Bath menduga bahwa mereka memangsa amonit, tetapi seperti gurita modern, kemungkinan besar mereka adalah predator oportunistik yang memakan apa pun yang tersedia.

Penemuan ini bukan hanya menambah daftar makhluk purba yang menakjubkan, tetapi juga mengubah cara kita memandang ekosistem laut masa lalu. Di balik gelapnya samudra purba, mungkin pernah hidup makhluk cerdas dan mematikan yang hingga kini baru mulai kita pahami, sebuah pengingat bahwa sejarah Bumi masih menyimpan banyak rahasia yang menunggu untuk diungkap.

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk memberikan komentar.

Komentar (0)


Jadilah yang pertama memberikan komentar!