Di tengah tantangan sektor pertanian yang makin kompleks, Pemerintah Kabupaten Situbondo mulai mendorong pemanfaatan teknologi modern untuk membantu para petani meningkatkan produktivitas. Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah menghadirkan fasilitas drone pertanian gratis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan smart agriculture sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional yang tengah digencarkan pemerintah pusat.
Kepala Dispertangan Situbondo, Qurrotul Aini, menjelaskan bahwa penggunaan drone pertanian diharapkan mampu menjawab persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, terutama makin berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian. Kehadiran teknologi tersebut dinilai dapat membantu proses pengelolaan lahan menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien dibandingkan metode konvensional.
Drone pertanian yang disediakan pemerintah daerah itu difungsikan untuk penyemprotan pupuk maupun pestisida. Dengan sistem otomatis dan jangkauan yang lebih luas, proses penyemprotan dapat dilakukan secara lebih merata dalam waktu singkat. Teknologi ini juga dinilai efektif untuk menjangkau area persawahan yang sulit diakses baik oleh alat biasa maupun tenaga manusia.
Selain meningkatkan efisiensi kerja, penggunaan drone pertanian juga membawa manfaat dari sisi kesehatan dan keselamatan petani. Pemanfaatan alat tersebut dapat mengurangi kontak langsung petani dengan bahan kimia, seperti pestisida dan pupuk cair, sehingga risiko paparan berbahaya dapat ditekan. Pemerintah daerah pun berharap penggunaan teknologi modern seperti ini bisa mendorong generasi muda lebih tertarik terjun ke sektor pertanian.
Dilansir dari RRI, untuk memanfaatkan fasilitas drone pertanian secara gratis, petani dapat mengajukan permohonan melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) di wilayah masing-masing. Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya luas lahan minimal lima hektare, lokasi lahan dapat diakses kendaraan pikap, serta berada dekat dengan sumber air guna mendukung operasional penyemprotan.
Tak hanya menyediakan layanan drone, Dispertangan Situbondo juga membuka kesempatan bagi petani untuk mengusulkan jenis nutrisi tanaman yang dibutuhkan. Pemerintah daerah nantinya akan membantu menyediakan kebutuhan tersebut secara gratis sebagai bagian dari dukungan peningkatan hasil panen.
Melalui program ini, Pemkab Situbondo berharap transformasi pertanian berbasis teknologi dapat makin berkembang di daerah. Kehadiran drone pertanian bukan hanya menjadi simbol modernisasi sektor pangan, tetapi juga langkah nyata untuk menciptakan pertanian yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan di masa depan.
