Langkah strategis Inggris dalam memperkuat kapabilitas militer maritimnya kini memasuki babak baru setelah keberhasilan uji terbang helikopter otonom Proteus. Royal Navy, atau Angkatan Laut Inggris, mengumumkan bahwa Proteus telah menyelesaikan penerbangan perdananya di Predannack Airfield, Cornwall.
Menurut laporan Mezha, platform udara tanpa awak ini dikembangkan oleh perusahaan asal Italia Leonardo S.p.A. dan diproyeksikan menjadi bagian dari konsep “hybrid air wing”, yakni integrasi pesawat berawak dan nirawak dalam satu sistem operasi tempur Angkatan Laut Inggris. Konsep ini menandai pergeseran doktrin menuju peperangan maritim berbasis teknologi otonom yang lebih fleksibel dan minim risiko bagi personel.
Secara geospasial, pemilihan Predannack Airfield di Cornwall bukan keputusan yang kebetulan. Lokasi ini berada di barat daya Inggris dan berhadapan langsung dengan Samudra Atlantik, kawasan yang selama ini menjadi jalur vital pelayaran internasional serta titik strategis pengawasan Atlantik Utara.
Lingkungan geografis tersebut memberikan ruang uji yang representatif untuk menyimulasikan operasi di laut terbuka, termasuk patroli anti-kapal selam, pengawasan zona ekonomi eksklusif, hingga respons cepat terhadap ancaman maritim. Posisi Cornwall yang relatif jauh dari kepadatan lalu lintas udara metropolitan juga menghadirkan ruang aman bagi pengembangan dan pengujian sistem otonom berteknologi tinggi tanpa mengganggu penerbangan sipil.
